Across The Universe - Nina @firstavina

Across The Universe. Menurut dua kamerads saya: Tebeh dan Eny , itu adalah judul lagu The Beatles, yang enaaaaaak banget didengernya. Ema...

Across The Universe. Menurut dua kamerads saya: Tebeh dan Eny, itu adalah judul lagu The Beatles, yang enaaaaaak banget didengernya. Emang bener. Lagunya enak didenger. Tapi, hari ini, entah kenapa saya mood menulis tentang tema Across The Universe diiringi lagu-lagu KLa Project, seperti "Tak Bisa Ke Lain Hati", "Menjemput Impian" dan "Terpurukku di Sini".

Mungkin karena saya sedang galau?

Wekekekeke.. Sejujurnya, it's very unlikely bahwa saya bisa merasa galau. Karena, hanya ada dua emosi yang saya kenal: seneng dan mutung. Semua emosi in-between (yang ada di antara kedua emosi tadi), saya ngga familiar.

However, beberapa hari lalu saya menulis di blog Debby (bagian komentar): "Manusia yg patah hati cenderung lebih kreatif daripada manusia yg sedang jatuh cinta. Kenapa? Karena jatuh cinta adalah sebuah awal, sedangkan patah hari adalah awal dari kelanjutan jatuh cinta tadi. Alias satu step di depan perasaan jatuh cinta. Patah hati adalah sebuah konklusi (kesimpulan) dari hipotesis jatuh cinta.. hmmm..

Entah kenapa saya menulis itu. Mendadak saja saya kepikiran soal jatuh cinta dan patah hati ini.

Selanjutnya monggo baca di SINI yak.. :)

Baca juga:

0 komentar